Hari Buruh 2026: Posko Nuangan Serukan Suara Masyarakat Boltim

Berita, Boltim, Daerah29 Dilihat

BOLTIM — 1 Mei 2026

Dalam momentum peringatan Hari Buruh Internasional, akun Facebook Posko Nuangan menyampaikan suara keresahan masyarakat melalui sebuah postingan panjang yang mengajak publik untuk berani bersuara.

Dalam unggahan tersebut, Posko Nuangan menekankan bahwa makna buruh tidak terbatas pada pekerja formal di gedung-gedung tinggi, tetapi juga mencakup petani, pemuda desa, dan masyarakat kecil yang berjuang demi kehidupan yang layak. Mereka menggambarkan realitas kehidupan masyarakat desa yang penuh keterbatasan, mulai dari minimnya kesempatan hingga hasil kerja yang dinilai tidak sebanding.

Postingan itu juga menyoroti sejumlah persoalan yang dirasakan masyarakat, seperti harapan yang tidak tersampaikan, program yang tidak dirasakan manfaatnya, hingga menurunnya kepercayaan terhadap pihak-pihak yang seharusnya menjadi perwakilan rakyat.

“Masihkah rakyat menjadi tujuan? Atau hanya menjadi angka dalam laporan?” tulis akun tersebut dalam unggahannya.

Selain itu, Posko Nuangan menegaskan tuntutan akan transparansi, keadilan, serta kesempatan yang merata bagi seluruh masyarakat, khususnya pemuda desa. Mereka juga menyinggung adanya hambatan terhadap potensi sumber daya manusia yang dinilai dibatasi oleh kepentingan tertentu.

Dalam ajakannya, masyarakat diminta untuk tidak lagi diam dan berani menyampaikan pendapat melalui kolom komentar sebagai bentuk refleksi bersama di Hari Buruh.

“Tidak perlu sempurna, yang penting jujur. Karena perubahan selalu dimulai dari keberanian untuk bicara,” lanjut pernyataan tersebut.

Posko Nuangan juga menegaskan kehadirannya sebagai wadah penyalur aspirasi masyarakat, sekaligus bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial di wilayah Kecamatan Nuangan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

Di akhir postingan, mereka menyampaikan harapan agar masyarakat dan pemuda tetap dijaga dari kemiskinan dan ketidakadilan, serta mengingatkan agar kepentingan pribadi tidak merusak mimpi dan cita-cita masyarakat.

Unggahan ini pun mendapat perhatian dan berpotensi memicu diskusi publik terkait kondisi sosial serta harapan masyarakat di daerah tersebut.

(Donal)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *