Sudah 1,4 Bulan Berjalan, Proyek Jalan Pemkab Boltim Belum Tersentuh

Berita, Boltim, Daerah8 Dilihat

BOLTIM — Pekerjaan pemeliharaan jalan di kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menjadi sorotan. Hingga saat ini, belum terlihat adanya aktivitas pekerjaan di lapangan, meskipun masa kontrak telah berjalan lebih dari satu bulan.

Berdasarkan papan proyek yang terpasang di lokasi, pekerjaan tersebut bernama Pemeliharaan Jalan Kompleks Perkantoran Pemkab Boltim dengan nilai kontrak sebesar Rp473.620.918 yang bersumber dari APBD. Waktu pelaksanaan tercatat selama 150 hari kalender, terhitung sejak 12 Februari 2026.

Jika dihitung hingga 25 Maret 2026, masa pekerjaan telah berjalan sekitar 1 bulan 13 hari atau kurang lebih 1,4 bulan. Namun, pantauan di lapangan belum menunjukkan adanya aktivitas fisik pekerjaan.

Kondisi jalan di sekitar kompleks Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang tidak jauh dari lokasi papan proyek juga terlihat mengalami kerusakan di beberapa titik, seperti permukaan yang mulai terkikis dan berlubang ringan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-TR) Boltim, Harris Pratama Sumanta menjelaskan bahwa pekerjaan yang dilaksanakan bukan peningkatan atau pengaspalan menyeluruh, melainkan bersifat patching atau perbaikan pada titik-titik tertentu.

“Jenis pekerjaan patching, menggunakan AC-WC. Ada beberapa perbaikan struktur dari kelas C dan LPA,” jelasnya melalui pesan WhatsApp Rabu 25/3/2026.

Ia menambahkan bahwa karena sifat pekerjaan hanya pada bagian tertentu yang rusak, maka tidak ada ukuran panjang jalan secara keseluruhan.

“Untuk panjang, karena dia patching jadi hanya setempat-setempat,” tambahnya.

Meski demikian, belum terlihatnya aktivitas pekerjaan di lapangan hingga saat ini menimbulkan pertanyaan terkait progres pelaksanaan proyek yang telah memasuki lebih dari satu bulan masa kontrak.

Masyarakat berharap pemerintah daerah dapat memastikan pekerjaan berjalan sesuai jadwal serta memberikan informasi yang lebih transparan terkait perkembangan proyek, mengingat anggaran yang digunakan berasal dari dana publik.

Hingga berita ini diturunkan, belum tampak adanya aktivitas pekerjaan di lokasi sebagaimana tercantum dalam papan proyek.

(Donal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *