KSP3 Nias Diduga Bangkrut, Sejumlah Anggota Minta Keadilan

Daerah1816 Dilihat

Nias selatan _ Bongkarperkara.com

Beredarnya isu miring dugaan bangkrutnya keuangan anggota Credit Union Koperasi Simpan Pinjam Pengembangan Pedesaan (CU KSP3) Nias sungguh sangat meresahkan masyarakat. Dimana, pelayanan terhadap nasabah tidak berjalan normal bahkan sejumlah kantor cabang tidak beroperasi dan dinyatakan tutup akibat dari masalah internal pengurus yang diduga adanya unsur dualisme kepengurusan hingga menabrak ketentuan yang tercantum dalam ad/art koperasi itu sendiri.

Beberapa anggota KSP3 Nias menyampaikan, bahwa penarikan uang belum bisa dilakukan bahkan kantor cabang telah ditutup.

“Sampai saat ini kantor tidak beroperasi dan otomatis tidak bisa melakukan penarikan uang,” ungkap AW.

“Meskipun uang simpanan kami tidak seberapa, namun sangat kami butuhkan untuk saat ini. Apa daya kami orang kecil dan tidak paham akan problem yang terjadi,” pungkas DN.

“Apabila uang anggota berada di Bank, patut diduga adanya unsur pencucian uang. Semoga saja pihak berwajib menelusuri akan isu ini secepatnya,” ujar WH.

Kemudian, isu tersebut ditepis oleh pengurus yakni Plh. Manager Keuangan KSP3 Nias Agusman Lawölö S.E, seperti
dikutip dari rri.co.id mengatakan kembali beredarnya isu bahwa KSP3 Nias yang bergerak di bidang simpan pinjam sudah tidak aman lagi, namun disampaikan tidak benar.

Menurut Agusman, bahwa yang terjadi selama ini adalah sedikit terkendala penarikan uang KSP3 Nias di Bank karena sedang dalam proses pergantian spesimen tanda tangan internal kepengurusan di KSP3 Nias.

Uang anggota KSP3 Nias masih tersimpan di Bank dan tidak akan terjadi penyalahgunaan dana, mengingat KSP3 Nias menjalankan kegiatan operasinal sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD-ART).

“Sesuai laporan yang telah kita sampaikan pada Rapat Anggota Tahun (RAT) tutup buku 2023 yang dilaksanakan pada 13 April 2024, bahwa jumlah aset KSP3 Nias sebesar Rp740 miliar dengan jumlah anggota 68.000 orang, yang tersebar di 25 Kantor Cabang di 5 Kabupaten/Kota di Kepulauan Nias. Walaupun banyak isu miring bahwa KSP3 Nias bangkrut dan tidak aman uang anggota, namun hal itu tidak benar dan tidak perlu diragukan mengingat KSP3 Nias sudah memiliki aset yang cukup besar dan kegiatan operasional di masing-masing cabang berjalan dengan maksimal dan dihimbau kepada seluruh anggota agar bersabar,” tandasnya.

Lalu, yang menjadi pertanyaan:
“Sampai kapan kesabaran anggota?”

Liputan Abisama Halawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *