BREAKING NEWS
Panglima Laot dan Geuchik Iboih Apresiasi Dive Center serta Aparat dalam Aksi Penyelamatan Kawasan Konservasi Laut Batee Meuron-Ron
Sabang – BONGKAR’Perkara.com.|| Semangat kolaborasi dalam menjaga kelestarian ekosistem laut kembali ditunjukkan berbagai elemen masyarakat dan pelaku wisata bahari di Gampong Iboih, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang. Pada Sabtu (6/6/2026), puluhan penyelam dari berbagai dive center bersama aparat keamanan dan masyarakat bahu-membahu melaksanakan aksi pembersihan pukat serta jaring nelayan yang tersangkut di kawasan konservasi laut Batee Meuron-Ron.
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB dan berakhir pada pukul 13.15 WIB tersebut menjadi bukti nyata kepedulian bersama terhadap keberlangsungan taman laut yang selama ini menjadi salah satu ikon wisata bawah laut Sabang.
Panglima Laot Lhok Iboih, Lukman Hakim, bersama Geuchik Gampong Iboih, Bukhari Ismail, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat, baik secara langsung maupun tidak langsung, dalam upaya penyelamatan kawasan konservasi tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh dive center, para instruktur, divemaster, penyelam senior, masyarakat, serta semua pihak yang telah menunjukkan kepedulian luar biasa terhadap kelestarian laut Iboih. Ini adalah bentuk tanggung jawab bersama untuk menjaga warisan alam yang sangat berharga bagi generasi mendatang,” ujar Lukman Hakim.
Adapun sejumlah dive center dan pelaku wisata bahari yang turut berkontribusi dalam kegiatan tersebut antara lain Pulau Weh Resort, Blue Fiver Dive Center, Rubiah Tirta Dive Center, Monster Dive Center, The Pade Resort, Ocean Weh Resort, Lumba-Lumba Dive Resort, Bubble Addict Dive Center, Scuba Holic Dive Center, Iboih Dive Center, Sea Safari Dive Center, Jum Jol Travel, Nemo Dive Center, serta Scuba Weh Dive Center.
Ucapan penghargaan khusus juga disampaikan kepada para diver senior yang terlibat langsung dalam proses pengangkatan jaring dan pukat dari dasar laut yang berpotensi merusak terumbu karang serta mengancam kehidupan biota laut di kawasan konservasi tersebut.
Tidak hanya itu, Panglima Laot dan Pemerintah Gampong Iboih juga memberikan apresiasi kepada jajaran Polres Sabang dan Polsek Sukakarya yang turut mendampingi sekaligus terlibat langsung selama kegiatan berlangsung.
Menurut Lukman Hakim, kehadiran aparat keamanan menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga keberlanjutan sumber daya laut sekaligus mendukung upaya perlindungan kawasan konservasi yang menjadi aset penting bagi masyarakat Sabang.
“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Sabang,AKBP Sukoco,S.S.T.,M.M.,M.Mar.,M.Tr.SOU.,M.Han.,beserta jajarannya dan Kapolsek Sukakarya,Ipda Hairul Saleh Ritonga,S.H.,yang telah hadir, mendampingi, serta ikut terlibat langsung dalam kegiatan ini. Sinergi seperti inilah yang sangat dibutuhkan untuk menjaga laut kita tetap lestari,” tambahnya.
Lebih lanjut, Panglima Laot Lhok Iboih,Lukman Hakim, mengimbau seluruh Panglima Laot di wilayah Kota Sabang agar mempertegas sosialisasi dan pengawasan kepada para nelayan, khususnya pengguna alat tangkap jenis pukat, untuk tidak beroperasi di sekitar zona konservasi taman laut Lhok Iboih.
Menurutnya, kawasan konservasi merupakan wilayah yang harus dijaga bersama demi keberlangsungan ekosistem laut, perlindungan terumbu karang, serta keberlanjutan sektor pariwisata bahari yang menjadi sumber penghidupan masyarakat setempat.
“Kami mengharapkan seluruh Panglima Laot lhok di Sabang dapat menegaskan kepada para nelayan agar menjaga jarak dan tidak memasuki kawasan konservasi taman laut Lhok Iboih dengan alasan apa pun. Kelestarian laut adalah tanggung jawab bersama, dan perlindungan kawasan konservasi harus menjadi komitmen kita semua,” tegasnya.
Aksi pembersihan ini menjadi contoh nyata bahwa kolaborasi antara masyarakat adat laut, pemerintah gampong, pelaku usaha wisata, komunitas penyelam, dan aparat keamanan mampu menciptakan langkah konkret dalam menjaga kelestarian lingkungan laut Sabang yang telah dikenal hingga mancanegara sebagai salah satu surga bawah laut Indonesia.
Dengan semangat gotong royong dan kepedulian yang terus terjaga, kawasan konservasi Batee Meuron-Ron diharapkan tetap menjadi rumah yang aman bagi berbagai biota laut sekaligus destinasi wisata berkelanjutan yang membanggakan Kota Sabang.
-Reporter/Perss Media BONGKAR Perkara Wilayah Sabang :MJ Eric Karno
-Sumber/Photo : Panglima Laot Iboih
-Rilis/RedaksiDaerah : BONGKAR’Perkara.com











