Siswi SD Diduga Jadi Korban Bullying hingga Dirawat di ICU, Pihak Sekolah dan Pengawasan Pendidikan Diminta Turun Tangan

Hukum/Kriminal105 Dilihat

Nagan Raya, Bongkar Perkara.com – 1 Mei 2026 — Dugaan kasus perundungan (bullying) terhadap seorang siswi sekolah dasar berinisial S, murid kelas 2B, menjadi perhatian publik setelah korban mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan intensif di ruang ICU.

Peristiwa tersebut diduga terjadi di lingkungan SD Negeri 1 Seumayam, Desa Seumayam Serbajadi, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, pada Jumat (1/5/2026), di luar jam kegiatan belajar mengajar.

Sepulang dari sekolah, korban dalam kondisi lemas dan mengeluhkan sakit hebat. Kepada orang tuanya, korban menyampaikan dugaan mengalami kekerasan fisik oleh sesama siswa di lingkungan sekolah.

Pihak keluarga kemudian segera membawa korban ke fasilitas kesehatan. Korban sempat dirawat di Rumah Sakit Kesrem Ujung Karang dan kemudian dirujuk ke RSUD SIM Ujung Patihah, sebelum akhirnya dirujuk kembali ke RSUD Zainal Abidin. Hingga saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU.

Hasil pemeriksaan medis menyebutkan adanya kondisi serius pada organ tubuh korban yang masih dalam penanganan tim medis.

Tim redaksi juga telah melakukan konfirmasi awal kepada pihak keluarga korban. Keluarga menyampaikan bahwa peristiwa ini telah dilaporkan kepada pihak terkait, namun hingga saat ini mereka mengaku belum mendapatkan penjelasan resmi dari pihak sekolah.

“Anak kami menjadi korban di lingkungan sekolah, namun sampai sekarang belum ada penjelasan dari pihak sekolah. Kami berharap ada kejelasan dan perhatian,” ungkap pihak keluarga korban.

Sejumlah orang tua siswa lainnya juga menyampaikan kekhawatiran terkait kondisi lingkungan pergaulan di sekolah tersebut. Namun, informasi ini masih bersifat keterangan warga dan memerlukan klarifikasi lebih lanjut dari pihak berwenang.

Di lokasi berbeda, terdapat juga keterangan dari salah satu wali murid yang menyebutkan adanya dugaan komunikasi yang kurang terbuka antara pihak sekolah dan siswa terkait kejadian di lingkungan sekolah yang saat ini anak nya sudah di pindahkan ke sekolah lain oleh orang tua nya. Informasi tersebut masih dalam proses penelusuran dan belum dapat dipastikan kebenarannya.

Masyarakat dan keluarga korban berharap adanya perhatian serta langkah penelusuran dari pihak terkait, termasuk Dinas Pendidikan Kabupaten Nagan Raya, pengawas sekolah, serta pihak berwenang, guna memastikan kebenaran peristiwa dan kondisi lingkungan sekolah.

Langkah ini diharapkan dapat memberikan kejelasan sekaligus memastikan lingkungan pendidikan tetap aman bagi peserta didik.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak sekolah, termasuk kepala sekolah, wali kelas, serta Dinas Pendidikan Kabupaten Nagan Raya untuk memperoleh keterangan resmi.

Berita ini disusun berdasarkan keterangan awal dari pihak keluarga dan sejumlah informasi yang masih dalam proses verifikasi. Redaksi menjunjung asas keberimbangan serta membuka ruang hak jawab bagi seluruh pihak terkait.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *