TMMD Nagan Raya Usai, Harapan Baru Tumbuh di Desa

Blog17 Dilihat

NAGAN RAYA – Di sebuah lapangan desa yang biasanya menjadi tempat anak-anak berlari dan masyarakat berkumpul, pagi itu terasa berbeda. Lapangan Desa Keude Seumot dipenuhi peserta upacara yang datang untuk menyaksikan berakhirnya program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 0116/Nagan Raya, Rabu (11/3/2026).

Upacara penutupan dipimpin oleh Kapok Sahli Kodam Iskandar Muda, Brigjen TNI Bambang Sulistyo Hery, yang hadir mewakili Pangdam. Sejumlah pejabat daerah turut hadir, di antaranya Bupati TR. Keumangan, unsur Forkopimda serta tamu undangan lainnya.

Program TMMD yang dimulai sejak 10 Februari 2026 itu berjalan selama 30 hari. Selama waktu tersebut, prajurit TNI bersama masyarakat bekerja bahu-membahu, seperti sepasang tangan yang saling menguatkan untuk membangun desa.

Dansatgas TMMD Ke-127 Kodim 0116/Nagan Raya, Letkol Inf Irfan Hade Fitrianto, menjelaskan bahwa TMMD merupakan bentuk percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.

“TMMD merupakan program terpadu yang tidak hanya menyentuh pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan non fisik bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan program tersebut tidak lepas dari dukungan masyarakat dan pemerintah daerah. Tanpa kebersamaan itu, pembangunan yang dilakukan tidak akan berjalan dengan baik.

Seperti aliran sungai yang terus menghidupi ladang-ladang di sekitarnya, TMMD diharapkan mampu memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat desa.

Usai upacara penutupan, suasana kembali ramai dengan digelarnya pasar murah di lokasi yang sama. Kehadiran pasar murah tersebut menjadi angin segar bagi warga yang tengah mempersiapkan kebutuhan menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.

Bagi masyarakat, TMMD bukan sekadar program pembangunan. Ia adalah cerita tentang kebersamaan, tentang tangan-tangan yang saling membantu, dan tentang harapan yang tumbuh di tengah desa.(0116).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *