Breaiking News ! SDN 078567 Hilimondegeraya Nias Selatan Minta Bantuan Pemkab: Dua Ruang Kelas Revitalisasi Longsor, Belajar Terganggu

Blog4 Dilihat

Nias Selatan – Bongkarperkara.com

Sebuah peristiwa memprihatinkan menimpa Satuan Pendidikan SD Negeri 078567 Hilimondegeraya, Kecamatan, Onolalu Kabupaten Nias Selatan. Dua ruang kelas, yakni kelas empat dan lima yang baru saja dibangun dan direvitalisasi, dilanda musibah longsor pada Rabu sore, 20 Mei 2026. Peristiwa ini memicu kekhawatiran akan kualitas pembangunan serta keselamatan Anak Sekolah.

Saat ditemui dan dikonfirmasi awak media di lokasi kejadian pada hari Sabtu (23/05/2026), Kepala Sekolah SD 078567 Hilimondegeraya, Bazitano Laia, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengungkapkan rasa syukur bercampur keprihatinan mengingat kejadian ini terjadi tepat saat kegiatan belajar mengajar (KBM) telah selesai.

Ket, Foto Gedung SD Hilimondegeraya Kelas Empat Dan Lima

“Ya benar Pak, pada hari Rabu sore tanggal 20 Mei 2026 kemarin, sayang sekali tiba-tiba terjadi longsor dan menimpa ruangan kelas empat dan lima. Kejadiannya pas KBM sudah usai. Bisa dibayangkan kalau musibah ini terjadi saat jam belajar berlangsung, tentu kita semua akan berdampak pada musibah yang jauh lebih besar dan fatal,” ungkap Bazitano dengan nada cemas.

Akibat peristiwa tersebut, dua unit gedung kelas yang baru saja direvitalisasi itu kini tidak lagi layak digunakan dan terpaksa dikosongkan karena berisiko ambruk sewaktu-waktu. Hal ini memaksa pihak sekolah mengambil langkah darurat demi tetap berjalannya proses pendidikan para siswa.

Bazitano Laia menjelaskan, saat ini siswa kelas empat dan lima terpaksa digabungkan dan menempati ruangan yang sangat terbatas.

“Karena kedua gedung itu sudah tidak bisa dipakai lagi, kami terpaksa memindahkan seluruh siswa untuk sementara waktu menumpang belajar di ruangan perpustakaan yang ukurannya jauh lebih kecil. Tentu hal ini sangat mengganggu kenyamanan dan konsentrasi belajar anak-anak, apalagi jumlah siswa cukup banyak sementara ruangan sangat sempit,” lanjutnya.

Melihat kondisi gedung yang seharusnya baru dan kokoh namun justru mudah longsor, Kepala Sekolah ini pun menyampaikan permohonan resmi kepada Pemerintah Kabupaten Nias Selatan, Bupati serta Wakil Bupati, Dinas Pendidikan Nias Selatan Agar segera turun tangan menangani masalah ini.

“Kami meminta perhatian serius dari Pemerintah Daerah. Gedung ini hasil revitalisasi, namun kondisinya seperti ini. Kami minta agar segera ditangani, diperbaiki kembali atau dicarikan solusi lain, supaya anak-anak tidak terus-menerus terganggu hak belajarnya dan tidak menumpang terus di ruangan yang tidak memadai seperti sekarang,” tegas Bazitano Laia.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak Dinas Pendidikan maupun Dinas terkait mengenai penyebab longsornya gedung hasil revitalisasi tersebut. Warga masyarakat berharap pemerintah tidak hanya memperbaiki bangunan, tetapi juga meneliti kembali kualitas pembangunan agar kejadian serupa tidak terulang dan membahayakan nyawa siswa serta guru di kemudian hari.

 

Liputan: Red

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *