Pemkab Boltim Tegaskan Perbaikan Jalan Tutuyan Sudah Berkontrak Sejak Februari

Berita, Boltim, Daerah18 Dilihat

BOLTIM – Sorotan mengenai kondisi jalan rusak di pusat Kota Tutuyan, tepatnya di jalur dua seputaran Kantor Bupati dan DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), mendapat tanggapan tegas dari Sekretaris Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Pemkab Boltim, Taufik Modeong.

Taufik membantah keras tudingan yang menyebut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boltim melakukan pembiaran terhadap kerusakan jalan tersebut. Menurutnya, pernyataan tersebut tidak berdasar pada fakta di lapangan.

“Anggapan bahwa pemerintah melakukan pembiaran itu keliru. Proses perbaikan jalan tersebut justru sudah berjalan sejak awal tahun ini,” tegas Taufik kepada wartawa Senin 16 Maret 2026.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah telah lebih dulu menyiapkan proses administrasi hingga penganggaran sebelum pekerjaan fisik dimulai. Bahkan, kata dia, bukti bahwa proyek tersebut sudah berjalan dapat dilihat langsung di lokasi.

“Papan proyek sudah terpasang di depan kantor Satpol PP. Itu menandakan bahwa pekerjaan jalan tersebut sudah terkontrak sejak Februari 2026,” ujarnya.

Menurut Taufik, keberadaan papan proyek tersebut merupakan bukti bahwa pemerintah tidak tinggal diam. Seluruh tahapan, mulai dari perencanaan hingga kontrak dengan pihak ketiga, telah dilakukan sesuai prosedur.

Ia menambahkan, perencanaan perbaikan jalan di kawasan pusat pemerintahan Tutuyan sebenarnya telah disusun sejak tahun 2025. Pemkab Boltim kemudian mengalokasikan anggaran sekitar Rp500 juta melalui APBD 2026 untuk merealisasikan program tersebut.

“Ini bukan langkah yang tiba-tiba karena adanya sorotan. Perencanaan sudah dilakukan sejak tahun lalu dan dilanjutkan melalui penganggaran di APBD 2026,” jelasnya.

Taufik juga menilai pihak-pihak yang menuding pemerintah melakukan pembiaran seharusnya melihat fakta bahwa kontrak kerja dengan pihak ketiga sudah ditandatangani dan siap dilaksanakan.

“Proses birokrasi dan penganggaran memang membutuhkan waktu. Tapi yang jelas, pemerintah sudah menjalankan semua tahapan secara transparan,” katanya.

Sebagai mantan jurnalis, Taufik mengaku memahami pentingnya kritik publik terhadap kinerja pemerintah. Namun ia berharap setiap informasi yang disampaikan tetap mengedepankan fakta dan data di lapangan.

“Sebagai mantan jurnalis, saya sangat menghargai kritik dan kontrol sosial. Tapi alangkah baiknya jika melihat fakta yang ada sebelum menyimpulkan adanya pembiaran,” ungkapnya.

Ia juga menyayangkan munculnya opini yang menyebut pemerintah mengabaikan keselamatan pengguna jalan, padahal proses perbaikan sudah berjalan dan bukti kontrak proyek terpampang di ruang publik.

“Papan proyek itu bukti bahwa pemerintah sedang bekerja dan bertanggung jawab terhadap kondisi jalan tersebut,” tegasnya.

Taufik berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu sesuai dengan kondisi sebenarnya. Ia memastikan bahwa dengan adanya kontrak yang sudah berjalan, perbaikan jalan di pusat Kota Tutuyan akan segera dilaksanakan.

“Pemerintah tentu memprioritaskan titik-titik jalan yang mengalami kerusakan paling parah agar mobilitas masyarakat di pusat ibu kota kabupaten bisa kembali aman dan lancar,” pungkasnya.

(Donal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *