Keluarga Besar Nurwandi Minta Kasus Meninggalnya Siswa SDN 01 Kebondalem Diusut Tuntas

Hukum/Kriminal17 Dilihat

Bongkar perkara.com PEMALANG (GMOCT) 1 Oktober 2026 — Kabar duka mendalam menyelimuti keluarga Nurwandi, warga Kelurahan Kebondalem, Kabupaten Pemalang. Putra tercinta, Muhammad Hasbi Al Aqib, siswa kelas 2 SDN 01 Kebondalem, dikabarkan meninggal dunia. Informasi ini diperoleh GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) dari media anggotanya, Detikperistiwa.

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.

Kepergian almarhum meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga, kerabat, dan lingkungan sekitar. Keluarga berharap peristiwa ini mendapat perhatian serius dari pihak berwenang dan instansi terkait.

Dugaan Perundungan Muncul, Keluarga Minta Penyelidikan Objektif

Keluarga besar Nurwandi meminta seluruh rangkaian kejadian sebelum meninggalnya Muhammad Hasbi Al Aqib ditelusuri secara menyeluruh. Di tengah masyarakat, beredar informasi terkait dugaan perundungan (bullying) yang dikaitkan dengan kondisi korban. Namun dugaan tersebut belum terbukti dan memerlukan penanganan resmi.

Keluarga meminta agar tidak ada pihak yang menarik kesimpulan sepihak sebelum proses pemeriksaan dilakukan secara objektif dan transparan.

Harap Penyelidikan Menyeluruh & Terbuka

Pihak keluarga mendesak aparat penegak hukum bersama dinas terkait melakukan klarifikasi dan pemeriksaan menyeluruh — menggali keterangan dari keluarga, pihak sekolah, saksi-saksi, serta pihak lain yang mengetahui peristiwa.

– Jika terbukti ada tindak kekerasan atau perundungan, diproses sesuai hukum yang berlaku;
– Jika ditemukan faktor lain, penjelasan disampaikan secara terbuka dan berbasis fakta.

Keluarga juga meminta pihak sekolah menyerahkan data yang diperlukan, termasuk rekaman CCTV, catatan kejadian, maupun informasi lain terkait aktivitas almarhum selama di lingkungan sekolah.

Masyarakat Diimbau Tidak Sebarkan Informasi Belum Terverifikasi

Publik diimbau tidak menyebarkan kabar yang belum jelas kebenarannya, agar tidak membebani keluarga dan mengganggu proses penanganan. Hingga saat ini, penyebab pasti kematian serta keterkaitannya dengan dugaan perundungan masih menunggu hasil pemeriksaan resmi.

“Kami berharap semuanya dapat diusut secara terang dan tuntas, agar tidak ada lagi pertanyaan yang menggantung di tengah keluarga,” ucap perwakilan keluarga.

Semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan serta kekuatan.

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.

Sumber: Keluarga Besar Nurwandi
GMOCT membuka ruang Hak Jawab sesuai UU Pers No. 40 Tahun 1999
Tim/Redaksi: Detikperistiwa
GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama
No. Pengaduan & Hak Jawab: 0821-1758-6761
Editor:

#KeadilanUntukHasbiAlAqib #UsutTuntas #SDN01Kebondalem #Pemalang #AntiBullying #Transparansi #GMOCT #Detikperistiwa

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *