Jembatan Penghubung Muara Batu–Dewantara Diharapkan Perkuat Akses dan Perekonomian Masyarakat | BONGKAR ‘Perkara.com

Berita, Daerah13 Dilihat

BREAKING NEWS

Jembatan Penghubung Muara Batu–Dewantara Diharapkan Perkuat Akses dan Perekonomian Masyarakat

BONGKAR’Perkara | ACEH UTARA, 31 Agustus 2026 — Pembangunan jembatan penghubung antara Kecamatan Muara Batu dan Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, dinilai dapat menjadi salah satu infrastruktur penting dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendukung aktivitas masyarakat.

Jembatan tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga dari kedua kecamatan, sekaligus mempermudah akses menuju pusat-pusat pelayanan pemerintahan, pendidikan, kesehatan, perdagangan, dan berbagai kegiatan ekonomi masyarakat.

Selama ini, hubungan antarwilayah Muara Batu dan Dewantara menjadi bagian penting dalam aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat di kawasan tersebut. Dengan tersedianya jembatan penghubung, waktu tempuh dan akses transportasi diharapkan menjadi lebih efisien.

Muhammad Laina Hanafiah, selaku masyarakat Gampong Lancang Barat, Kecamatan Dewantara, mengatakan bahwa pembangunan jembatan tersebut sangat diharapkan masyarakat karena dapat mempermudah akses dan mendukung aktivitas sehari-hari.

Menurutnya, keberadaan jembatan juga dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, terutama dalam memperlancar mobilitas dan distribusi hasil usaha.

Sementara itu, Kepala Desa Lancang Barat, Kamaruzzaman, ST menyampaikan bahwa pembangunan jembatan penghubung Muara Batu–Dewantara merupakan kebutuhan yang penting bagi masyarakat. Ia berharap pemerintah dapat memberikan perhatian serius terhadap rencana pembangunan tersebut.

Selain memberikan manfaat bagi masyarakat, keberadaan jembatan juga berpotensi membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru. Arus distribusi barang dan hasil usaha masyarakat dapat menjadi lebih lancar sehingga mendukung pelaku usaha kecil, pedagang, petani, nelayan, serta sektor ekonomi lainnya.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Utara bersama Pemerintah Aceh dapat memberikan perhatian terhadap kebutuhan pembangunan infrastruktur tersebut. Perencanaan yang matang, kajian teknis, serta dukungan anggaran diperlukan agar pembangunan jembatan dapat direalisasikan sesuai kebutuhan dan kondisi wilayah.

Jika terealisasi, jembatan Muara Batu–Dewantara diharapkan tidak hanya menjadi sarana penghubung fisik, tetapi juga menjadi penghubung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan perkembangan ekonomi Kabupaten Aceh Utara.

Jembatan terbangun, akses terbuka, ekonomi bergerak, masyarakat sejahtera.

(Reporter/Pers Media BONGKAR Perkara Wilayah Aceh : MJ Eric Karno)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *