Peringati Hari Buruh 1 Mei 2026, Posko Nuangan Serukan Aksi Media Sosial dan Soroti Dugaan Penyimpangan Dana Desa

Berita, Boltim, Daerah82 Dilihat

NUANGAN – Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional, 1 Mei 2026, akun Facebook Posko Nuangan mengunggah sebuah poster ajakan aksi di media sosial yang berisi seruan kepada masyarakat untuk menyuarakan hak-hak rakyat serta menuntut transparansi pengelolaan dana desa.

Dalam unggahan tersebut, Posko Nuangan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif melalui kolom komentar di postingan mereka sebagai bentuk aksi bersama. Posko nuangan menegaskan bahwa setiap komentar merupakan bentuk perlawanan terhadap ketidakadilan serta upaya menyuarakan kebenaran.

Poster tersebut juga menyoroti pentingnya transparansi, khususnya dalam pengelolaan dana desa. Terdapat penegasan bahwa dana desa seharusnya digunakan untuk kepentingan masyarakat, bukan disalahgunakan atau dikorupsi. Selain itu, posko nuangan juga mengangkat isu kebutuhan pemuda terhadap pendidikan dan lapangan pekerjaan, serta penolakan terhadap praktik korupsi yang dinilai merugikan masyarakat.

Dalam isi poster, Posko Nuangan mencantumkan sejumlah kasus yang disebut perlu diungkap dan dievaluasi. Kasus-kasus tersebut meliputi dugaan penyimpangan dana simpan pinjam, ketahanan pangan, praktik nepotisme, hingga dugaan korupsi dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Selain itu, ada pula sorotan terhadap kinerja aparat desa, tenaga ahli, serta inspektorat yang dinilai perlu evaluasi.

Posko nuangan juga menyinggung beberapa wilayah yang disebut memiliki persoalan tertentu, seperti dugaan penyimpangan anggaran ratusan juta rupiah, persoalan program ketahanan pangan, hingga isu terkait fasilitas pelayanan masyarakat.

Melalui unggahan tersebut, Posko Nuangan mengajak masyarakat untuk tidak diam dan tidak takut dalam menyuarakan hak. Mereka menegaskan bahwa gerakan ini merupakan bagian dari upaya memperjuangkan keadilan dan memastikan desa tidak menjadi “ladang korupsi”.

Aksi ini dikemas dalam bentuk kampanye digital dengan ajakan untuk berkomentar, membagikan, serta mendukung penyebaran informasi melalui media sosial. Tagar seperti #MayDay2026, #LawanPenyimpangan, dan #SuaraKebenaran turut digunakan untuk memperluas jangkauan kampanye tersebut.

Hingga saat ini, unggahan tersebut mulai mendapat perhatian dari warganet, yang turut memberikan berbagai tanggapan terkait isu yang diangkat.

(Donal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *