KEANEHAN DISTRIBUSI LISTRIK ACEH: DESA ALUE BILIE MENYALA, SEUMAYAM PADAM TOTAL, SISTEM MONITORING PLN TERDETEKSI 0.00 Hz

Hukum/Kriminal19 Dilihat

Aceh, Bongkar perkara.com – Situasi kelistrikan di wilayah Aceh kembali menjadi sorotan setelah muncul dugaan ketidakwajaran distribusi listrik di sejumlah desa. Berdasarkan pantauan warga dan perbandingan kondisi lapangan, terjadi perbedaan mencolok: Desa Alue Bilie terpantau tetap mendapatkan aliran listrik sejak siang hari, sementara Desa Seumayam dan sejumlah wilayah sekitarnya dilaporkan mengalami pemadaman total.

Padahal, secara geografis kedua wilayah tersebut berada dalam jarak yang relatif dekat dan umumnya berada dalam satu sistem jaringan distribusi yang sama. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan publik mengenai pola pembagian beban listrik atau skema pemulihan jaringan yang sedang diterapkan.

Sementara itu, sebuah tampilan sistem monitoring kelistrikan yang beredar menunjukkan indikator frekuensi 0.00 Hz pada sistem UP2D Aceh, yang secara teknis mengindikasikan kondisi tidak normal dalam sistem tenaga listrik atau adanya gangguan besar pada jaringan.

Namun hingga kini belum ada penjelasan resmi yang menghubungkan antara data pada sistem monitoring tersebut dengan kondisi berbeda yang dirasakan masyarakat di lapangan, khususnya terkait mengapa sebagian wilayah tetap menyala sementara wilayah lain padam.

Fenomena ini memunculkan dugaan sementara bahwa sedang terjadi pengaturan beban terpisah (load shedding), manuver jaringan, atau kemungkinan lain dalam proses pemulihan sistem, namun hal tersebut masih membutuhkan klarifikasi teknis dari pihak operator sistem kelistrikan.

Di sisi lain, masyarakat berharap adanya keterbukaan informasi terkait alasan teknis mengapa Desa Alue Bilie dapat tetap menyala lebih lama, sementara Desa Seumayam yang berdekatan justru mengalami pemadaman berkepanjangan.

Untuk itu, publik meminta penjelasan resmi apakah kondisi tersebut merupakan bagian dari skema teknis, perbaikan jaringan, atau terdapat faktor lain dalam distribusi daya di wilayah tersebut.

Pihak operator sistem kelistrikan nasional kembali dirujuk sebagai penanggung jawab utama dalam pengelolaan jaringan dan stabilitas pasokan listrik di seluruh wilayah Aceh.
PT PLN (Persero)

HAK JAWAB / KLARIFIKASI

Redaksi memberikan ruang seluas-luasnya kepada pihak PT PLN (Persero), Unit UP2D Aceh, serta unit terkait lainnya untuk memberikan penjelasan teknis resmi terkait perbedaan kondisi listrik antara Desa Alue Bilie dan Desa Seumayam, termasuk dasar teknis pengaturan distribusi dan pemulihan jaringan.

Apabila terdapat kekeliruan informasi atau persepsi dalam pemberitaan ini, redaksi siap melakukan koreksi sesuai Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

Redaksi juga membuka ruang hak jawab bagi pihak yang merasa dirugikan oleh pemberitaan ini.

 

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *