Satgas TMMD 127 Kodim 0116/Nagan Raya Gelar Posbindu PTM dan Posyandu di Titik Sasaran, Tingkatkan Kesehatan Masyarakat

TNI/Polri10 Dilihat

Nagan Raya, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Kodim 0116/Nagan Raya menggelar kegiatan Penyuluhan Stunting, Posyandu dan Posbindu bertempat di Posko TMMD Desa Ujung Blang Kecamatan Beutong Kabupaten Nagan Raya. Senin (02/03/2026).

Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan oleh Satgas TMMD dengan bersinergi bersama Puskesmas Kecamatan Beutong dalam rangka menciptakan keluarga yang berkualitas dan juga untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang Stunting, Posyandu dan Pos Binaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (POSBINDU-PTM).

Pada kesempatan tersebut Pasiter Kodim 0116/Nagan Raya Letda Arh Diski Riyanto mengatakan kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat, dan juga memberikan pengetahuan tentang bagaimana cara mengontrol penyakit tidak menular (PTM) seperti diabetes, jantung, KB-Kes dan lain-lain. “Kami lihat dengan digelarnya kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dan Pos Binaan Terpadu (Posbindu), masyarakat menyambutnya dengan penuh antusias dan merasa senang, mereka bisa mengetahui bagaimana mendeteksi awal suatu penyakit serta mengetahui bagaimana cara menanggulanginya,” ucap Pasiter.

“Dalam penyuluhan kami mengundang seluruh Staf Puskesmas Beutong sebagai narasumber Bidan Desa Ibu Laila dan didampingi oleh personel Satgas TMMD 127” tambahnya.

Dijelaskan oleh Pasiter, kegiatan penyuluhan ini merupakan kegiatan berkelanjutan mengingat kegiatan mengenai kesehatan sangatlah penting dan bermanfaat bagi masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, apalagi pengetahuan tentang stunting, yaitu permasalahan gizi kronis yang diakibatkan oleh kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga bisa mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak.

Stunting juga menjadi salah satu penyebab tinggi badan anak terhambat, sehingga lebih rendah dibandingkan anak-anak seusianya, oleh karena itu perlu dilaksanakan kegiatan penyuluhan stunting.

“Penyuluhan ini sangat penting bagi masyarakat demi berlangsungnya generasi-generasi yang akan datang. maka peran serta organisasi maupun elemen terkait lainnya dalam menghimbau masyarakat, sangatlah diperlukan, untuk itu dalam waktu dekat kami akan menggelar pelayanan kesehatan Posyandu dan Posbindu pada kesempatan selanjutnya,” tutupnya.

Nagan Raya, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Kodim 0116/Nagan Raya menggelar kegiatan Penyuluhan Stunting, Posyandu dan Posbindu bertempat di Posko TMMD Desa Ujung Blang Kecamatan Beutong Kabupaten Nagan Raya. Senin (02/03/2026).

Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan oleh Satgas TMMD dengan bersinergi bersama Puskesmas Kecamatan Beutong dalam rangka menciptakan keluarga yang berkualitas dan juga untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang Stunting, Posyandu dan Pos Binaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (POSBINDU-PTM).

Pada kesempatan tersebut Pasiter Kodim 0116/Nagan Raya Letda Arh Diski Riyanto mengatakan kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat, dan juga memberikan pengetahuan tentang bagaimana cara mengontrol penyakit tidak menular (PTM) seperti diabetes, jantung, KB-Kes dan lain-lain. “Kami lihat dengan digelarnya kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dan Pos Binaan Terpadu (Posbindu), masyarakat menyambutnya dengan penuh antusias dan merasa senang, mereka bisa mengetahui bagaimana mendeteksi awal suatu penyakit serta mengetahui bagaimana cara menanggulanginya,” ucap Pasiter.

“Dalam penyuluhan kami mengundang seluruh Staf Puskesmas Beutong sebagai narasumber Bidan Desa Ibu Laila dan didampingi oleh personel Satgas TMMD 127” tambahnya.

Dijelaskan oleh Pasiter, kegiatan penyuluhan ini merupakan kegiatan berkelanjutan mengingat kegiatan mengenai kesehatan sangatlah penting dan bermanfaat bagi masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, apalagi pengetahuan tentang stunting, yaitu permasalahan gizi kronis yang diakibatkan oleh kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga bisa mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak.

Stunting juga menjadi salah satu penyebab tinggi badan anak terhambat, sehingga lebih rendah dibandingkan anak-anak seusianya, oleh karena itu perlu dilaksanakan kegiatan penyuluhan stunting.

“Penyuluhan ini sangat penting bagi masyarakat demi berlangsungnya generasi-generasi yang akan datang. maka peran serta organisasi maupun elemen terkait lainnya dalam menghimbau masyarakat, sangatlah diperlukan, untuk itu dalam waktu dekat kami akan menggelar pelayanan kesehatan Posyandu dan Posbindu pada kesempatan selanjutnya,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *