Gas Subsidi 3 Kg Diduga Dijual di Atas HET di Darul Makmur — Siapa Bermain?

Darul Makmur, Bongkar perkara.com – Aroma ketidakberesan distribusi gas elpiji 3 kilogram mulai tercium di Kecamatan Darul Makmur. Sejumlah pangkalan diduga menjual gas subsidi di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Jika benar terjadi, ini bukan sekadar pelanggaran administrasi. Ini adalah bentuk pengkhianatan terhadap rakyat kecil.

Gas 3 kg adalah barang subsidi negara. Peruntukannya jelas: masyarakat kurang mampu dan pelaku usaha mikro. Ketika harga dimainkan di tingkat pangkalan, maka yang paling terpukul adalah pedagang kecil, ibu rumah tangga, dan warga berpenghasilan rendah.

Pertanyaannya, mengapa ini bisa terjadi?

Apakah:

Pengawasan lemah?

Ada pembiaran?

Atau ada mata rantai distribusi yang “bermain” di belakang layar?

Distribusi elpiji subsidi berada di bawah tanggung jawab PT Pertamina (Persero) bersama pemerintah daerah melalui dinas terkait. Artinya, jika terjadi penjualan di atas HET secara berulang, maka pengawasan patut dipertanyakan.

Lebih mengkhawatirkan lagi, jika praktik ini terjadi secara sistematis dan bukan hanya satu dua pangkalan. Maka ini bukan lagi dugaan pelanggaran kecil, melainkan potensi permainan harga yang terstruktur.

Masyarakat Darul Makmur berhak mendapatkan:

Harga sesuai HET

Transparansi papan harga di pangkalan

Penjelasan resmi dari dinas terkait

Tindakan tegas jika terbukti ada pelanggaran

Jangan sampai subsidi negara yang bersumber dari uang rakyat justru menjadi ladang keuntungan oknum yang tidak bertanggung jawab.

Jika aparat dan dinas terkait tidak segera turun tangan melakukan sidak terbuka dan audit distribusi, maka wajar publik mempertanyakan komitmen pengawasan di lapangan.

Ini bukan sekadar soal selisih harga.
Ini soal keberpihakan pada rakyat kecil.

Gas subsidi bukan untuk dipermainkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *