Korban Meninggal Akibat Bencana di Sumut Bertambah Jadi 43, Puluhan Lainnya Masih Dicari

Blog48 Dilihat

Sumut Medan – Bongkarperkara com

Polda Sumatera Utara (Sumut) melaporkan perkembangan terbaru terkait penanganan bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumut. Hingga saat ini, jumlah korban meninggal dunia telah bertambah menjadi 43 orang.

“Terdiri dari 43 orang meninggal dunia,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan, Kamis (27/11/2025).

Selain itu, sebanyak 81 orang dilaporkan mengalami luka-luka, sementara 88 orang lainnya masih dalam proses pencarian. Dengan demikian, total korban akibat bencana alam di 12 kabupaten/kota di Sumut mencapai 212 orang.

“43 meninggal dunia, 81 luka-luka, serta 88 orang masih dalam pencarian,” lanjut Kombes Ferry.

Bencana banjir dan longsor juga menyebabkan ribuan warga harus mengungsi. “Total warga yang mengungsi sebanyak 1.168 orang,” ucapnya.

Laporan terkini juga mencatat adanya penambahan wilayah terdampak bencana, meliputi Kabupaten Langkat, Kota Padangsidimpuan, Kabupaten Nias Selatan, dan Kabupaten Serdang Bedagai.

Kondisi cuaca yang masih ekstrem, dengan hujan berintensitas tinggi yang terus mengguyur wilayah terdampak, menjadi tantangan utama dalam penyaluran bantuan logistik dan proses evakuasi korban.

Sebelumnya, Polda Sumut merilis data yang menyebutkan 34 orang meninggal dunia dan 52 orang masih dalam pencarian. Berdasarkan laporan hingga Rabu (26/11) pukul 22.00 WIB, tercatat 148 kejadian bencana alam yang meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, hingga angin puting beliung.

Wilayah dengan dampak bencana terbesar meliputi Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Sibolga, dan Mandailing Natal. Beberapa wilayah mengalami longsor di puluhan titik serta banjir yang merendam permukiman dengan ketinggian air mencapai satu meter.

“Data ini bersifat sementara. Beberapa wilayah seperti Medan, Deli Serdang, dan sejumlah daerah lainnya belum dapat melaporkan kondisi secara menyeluruh karena hujan tidak berhenti dan beberapa akses masih terputus. Polda Sumut akan terus memperbarui data secara berkala,” jelas Kombes Ferry.

Tim khusus dari Brimob Polda Sumut telah diturunkan ke Tapanuli Utara untuk membuka akses jalan yang tertutup material longsor serta mengevakuasi warga yang terisolasi. Sementara itu, tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap puluhan warga yang dilaporkan hilang akibat banjir bandang di Sibolga.

“Kami terus mempercepat pencarian warga yang belum ditemukan. Tim bergerak siang dan malam karena pada beberapa titik kondisi medan cukup berat akibat akses jalan terputus,” pungkasnya.

Sumber.Humas Polsasu

Redaktur FS.B44

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *