Terbongkar..!!Warga Desa Hili Sawato Keluhkan Proses Belajar Mengajar di SD Negeri Nomor 078528

Nasional735 Dilihat

Nias Selatan –  Bongkarperkara.com

Warga Desa Hili Sawato, Kecamatan Aramo, Kabupaten Nias Selatan, mengungkapkan keluhan serius terkait pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) di SD Negeri Nomor 078528 Hili Sawato. Salah satu anggota komite sekolah yang enggan disebutkan namanya menuturkan bahwa aktivitas KBM di sekolah tersebut tidak berjalan dengan baik dan bahkan sering kali terganggu.

Menurut keterangan warga, setiap hari Sabtu ketika ada acara suka maupun duka, pihak sekolah kerap meliburkan para siswa. Kondisi ini sudah berlangsung cukup lama dan membuat proses pembelajaran di sekolah menjadi tidak maksimal. “Sekolah sering diliburkan tanpa alasan yang jelas, apalagi kalau ada acara, siswa langsung diliburkan,” ungkap salah seorang komite.

Lebih lanjut, warga juga menyoroti keberadaan guru PNS maupun PPPK di sekolah tersebut. Disebutkan bahwa banyak guru jarang berada di tempat dan tidak menjalankan tugasnya sebagaimana mestinya. “Para guru P3K hanya datang kalau ada les saja, setelah itu mereka pergi ke daerah lain, hidup di luar desa,” ucap sumber tersebut.

Dampak dari kondisi ini sangat dirasakan oleh siswa-siswi di SD Negeri Nomor 078528 Hili Sawato. Proses pembelajaran menjadi tidak terarah dan banyak murid kesulitan memahami pelajaran. “Anak-anak kami jadi bingung, bahkan kualitas belajar mereka menurun drastis karena tidak mendapatkan pengajaran rutin dari guru,” tambahnya.

Padahal, SD Negeri Nomor 078528 Hili Sawato memiliki enam kelas dengan fasilitas yang seharusnya dapat mendukung pelaksanaan pendidikan yang baik. Sayangnya, dengan ketidakhadiran guru yang rutin, fasilitas tersebut tidak termanfaatkan secara optimal, sehingga anak-anak desa setempat merasa dirugikan.

Warga menegaskan bahwa pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Nias Selatan harus memberikan perhatian serius terhadap kondisi ini. “Kami berharap pemerintah daerah turun tangan, karena anak-anak desa Hili Sawato ini juga generasi bangsa yang berhak mendapatkan pendidikan layak,” harap komite sekolah tersebut.

Komite juga meminta agar kepala sekolah dievaluasi dan dibina secara khusus agar mampu menjalankan kepemimpinan dengan baik. Selain itu, mereka menuntut agar Dinas Pendidikan turun langsung melakukan pengecekan ke sekolah-sekolah yang diduga bermasalah. “Dinas harus tegas, jangan hanya duduk di kantor, tapi turun langsung melihat kenyataan di lapangan,” tegasnya.

Dengan adanya laporan ini, masyarakat berharap instansi terkait segera mengambil langkah tegas agar kegiatan belajar mengajar di SD Negeri Nomor 078528 Hili Sawato kembali berjalan normal. Warga menilai, jika kondisi ini dibiarkan, maka bukan hanya merugikan siswa, tetapi juga berpotensi menghambat cita-cita generasi penerus bangsa dari Desa Hili Sawato.

Sumber Team Red.

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *